Selasa, 04 Juni 2013

Menjelang SBMPTN, Sudah Siapkah?







Sekedar berbagi info mengenai SBMPTN nih..

Bagi yang mau mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri alias SBMPTN, tips-tips apa saja sih yang diperlukan agar pelaksanaan SBMPTN bisa berjalan lancar sesuai harapan?
Mulai dari pilihan Perguruan Tinggi Negeri yang jumlahnya ada 62 PTN, jurusan apa yang akan diambil, dan program studi yang cocok buat pembaca sekalian.

Disini saya akan memberi beberapa tips tersebut karena saya sudah berpengalaman tentang itu semua (maklum udah mau semester 5, hehe)..

Langsung saja..


  1. Pastikan sudah mendaftar SBMPTN disini (terakhir pendaftaran tanggal 07 Juni pukul 22.00 WIB). Isi dengan benar mengenai identitas diri dan jangan lupa di cek lagi sebelum di submit dan segera cetak nomer peserta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  2. Untuk pemilihan jurusan dan PTN, jangan lupa untuk konsultasi dengan orang tua. Berusaha terbuka dengan mereka, termasuk masalah pembiayaan.
  3. Pastikan memilih kota ujian dimana di kota tersebut ada seseorang yang bisa membantu kalian (mencari tempat menginap ketika pelaksanaan ujian, membantu mencari tempat ujian, dsb).
  4. Belajar dengan maksimal dan sering belajar kelompok untuk sharing mengenai soal-soal ujian yang keluar pada tahun sebelumnya.
  5. The last, minta restu dari orangtua serta tingkatkan ibadah dan serahkan semuanya kepada Tuhan.
Oke..
mungkin itu yang bisa saya bagi kepada pembaca sekalian. Semoga bermanfaat dan bisa membantu dalam SBMPTN kali ini.


Sukses buat kalian yang akan melaksanakan SBMPTN pada tanggal 18-19 Juni 2013 mendatang..


Next..
Good Luck Guys..

»»  More..

Senin, 03 Juni 2013

Praktek Industri 'Mengalihkan' Liburanku~




Hei hei..
kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman yang bisa dibaca adik-adik khusunya yang tahun depan akan melaksanakan Praktek Industri..

Yap.. pada Praktek Industri kali ini, saya mengambil tempat di Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Pamekasan. Hari pertama yakni pada hari Rabu tanggal 29 Mei 2013, saya (Sri Murti Wirandini) dan kedua rekan saya (Fatimah Novi Warkita dan David Auliya Rahman) datang ke kantor Dishubkominfo sekitar jam 07.30 WIB. Ketika sampai di tempat, kita menghadap sekretaris kantor (karena pada waktu itu Kepala Kantornya sedang bertugas ke Batam) untuk memberikan surat penugasan dari kampus dan menerima sedikit materi dan pengarahan.

Ketika pengarahan telah selesai diberikan, bapak sekretaris (entah siapa namanya, lupa. hehe) memberikan kita tiga pilihan karena dishubkominfo sendiri mempunyai 2 kantor cabang. yaitu:


  1. tetap memilih kantor dishubkominfo tetapi dengan pekerjaan yang seadanya (tidak terlalu banyak pekerjaan)
  2. kantor di cabang daerah Branta yang saat ini telah saya ketahui jika seandainya saya memilih di tempat ini hanya akan disuruh menjaga warnet.. ohh meeennnn pliss dehh !!!
  3. kantor Radio Ralita FM dimana kerjaan disini lumayan banyak dan sesuai dengan prodi kita

Akhirnya setelah saya dan rekan saya berembuk untuk memutuskan akan mengambil opsi berapa, kita memutuskan untuk membagi jatah Praktek Industri menjadi 2 bagian, yakni 1 bulan di Ralita FM dan 1 bulan di kantor Dishubkominfo.

Nah, hari pertama di Ralita FM, sama seperti temen-temen lainnya hanya diisi dengan 'kebosanan'. Belum ada pekerjaan yang harus kita selesaikan. Untuk hari-hari selanjutnya? entahlah..

Tentu saja Praktek Industri ini mengambil jatah liburanku di semester 4 ini.
Liburan semester genap ini hampir 3 bulan. Tetapi karena 2 bulan sudah dipakai untuk Praktek Industri, jadi hanya tersisa waktu sekitar 1 bulan untuk sekedar bersenang-senang dan jalan bareng temen-temen.

Jam kerja yang kantor berikan yaitu Senin sampai Sabtu, mulai jam 07.00 WIB sampai 13.00 WIB.
Lumayan bikin pegel sih duduk-duduk 6 jam nonstop begini..

Oke.. Mungkin bagi adik-adik tingkat yang akan melaksanakan Praktek Industri di tahun depan, siapkan mental dan fisik kalian.
Dan satu lagi, jangan lupa bawa uang jajan atau cemilan karena pihak kantor tidak akan berbaik hati menyediakan kalian makan siang.. hahaha..

Next..
Happy Holiday~
»»  More..

Jumat, 10 Mei 2013

Aku kalah !!

Entah bagaimana aku harus merespon keadaan yang sedang aku alami. berusaha normal? yaa tentu saja aku sudah melakukannya..
atau harus terlihat aneh? ah, aku kira itu bukan solusi..
terkadang aku haus canda tawa itu.. canda tawa kegembiraan. bukan canda tawa kepura-puraan..

aku pikir aku munafik. mungkin? atau bahkan itu memang jawabannya?
apa? aku munafik?
aku hanya ingin melaksanakan tugasku sebagai 'seseorangmu'..
WELCOME..
itu yang sedang aku bicarakan. kata bahasa asing itu sering terngiang sejak kau menggandengnya.
apa yang membuatmu begitu berubah?
haruskah aku menyembunyikan kekecewaanku padamu wahai 'seseorangku'??

tidakkah kau menyadari perubahanmu padaku?
kali ini, aku berusaha welcome.. tapi entah kenapa perasan itu selalu hilang tiba-tiba ketika aku mengingat keegoisanmu, ketidakpedulianmu, dan beberapa kalimat yang aku rasa tidak seharusnya kau mendapati itu semua..

oh tidak.. apa mungkin aku yang terlalu sensitif?
tidak peka dengan apa yang terjadi padamu? apa mungkin aku terlalu menodongmu dengan sikapku??
tolong jawab wahai 'seseorangku' !!
beri kejelasan tentang ini semua !!
tentang apa yang sebenarnya terjadi di antara kita !!
tentang hati kita yang terlalu membeku dengan senyum palsu kita !!
tentang perbedaan pemikiran yang tak pernah kau ungkap padaku !!

ada apa denganmu wahai 'seseorangku'?
apa aku kurang membuatmu tersenyum sehingga kamu menghilang begitu saja?
ahh..
aku bingung dan aku lelah..
aku menyerah..
dan aku kalah !!
»»  More..

Jumat, 03 Mei 2013

Welcoming School dengan Audio-Visual Bagi Anak Tunadaksa Guna Menghasilkan Sumberdaya Manusia yang Berkualitas


1. Kondisi Kekinian Pencetus Gagasan
 Pendidikan bagi anak tunadaksa adalah sekolah yang mengkoordinasi dan mengintegrasikan siswa penyandang cacat, dari satu jalan untuk menyiapkan pendidikan bagi anak penyandang cacat adalah pentingnya pendidikan, tidak hanya memenuhi target pendidikan untuk semua dan pendidikan dasar, akan tetapi lebih banyak keuntungannya tidak hanya memenuhi hak-hak asasi manusia dan hak-hak anak tetapi lebih penting lagi bagi kesejahteraan anak, karena pendidikan anak tunadaksa mulai dengan merealisasikan perubahan keyakinan masyarakat yang terkandung di mana akan menjadi bagian dari keseluruhan, dengan demikian penyandang cacat anak akan merasa tenang, percaya diri, merasa dihargai, dilindungi, disayangi, bahagia dan bertanggung jawab.Pendidikan anak tunadaksa akan mengubah lingkungan sosial anak, pada keluarga, pada kelompok teman sebaya, pada sekolah, pada institusi-institusi kemasyarakatan lainnya. Sebuah instansi atau lembaga yang melaksanakan pendidikan anak tunadaksa berkeyakinan bahwa hidup dan belajar bersama adalah cara hidup (way of life) yang terbaik, yang menguntungkan semua orang, karena tipe pendidikan ini dapat menerima dan merespon setiap kebutuhan individual anak penyandang cacat. Dengan demikian sekolah atau pendidikan menjadi suatu lingkungan belajar yang ramah anak-anak. Pendidikan anak tunadaksa adalah sebuah sistem pendidikan yang memungkinkan setiap anak penyandang cacat berpartisipasi dalam kegiatan apapun tanpa mempertimbangkan kecacatan atau karakteristik lainnya. Disamping itu pendidikan anak tunadaksa ini juga melibatkan orang tua dalam cara yang berarti dalam berbagi kegiatan pendidikan, terutama dalam proses perencanaaan, sedang dalam belajar mengajar, pendekatan guru berpusat pada anak penyandang cacat ini.

2. Solusi yang Pernah Ditawarkan
Tujuh aspek yang perlu dikembangkan pada diri masing-masing anak tunadaksa melalui pendidikan, yaitu:
Pertama, pengembangan intelektual dan akademik. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan anak dalam kategori akademik yaitu berupa pemberian pelajaran secara formal tanpa membedakan pelajaran yang harus diterima oleh anak tunadaksa dengan anak normal. Dengan demikian, tidak ada perbedaan intelektual antara anak tunadaksa dengan yang lain.
Kedua, membantu perkembangan fisik. Maksud dari hal tersebut adalah agar anak tunadaksa dapat mengembangkan kondisi fisik mereka sehingga bisa melakukan aktifitas sehari-hari sama seperti anak normal lainnya tanpa harus merasa minder dengan kondisi mereka.
Ketiga, peningkatkan perkembangan emosi dan penerimaan diri anak. Bagaimana anak bisa mengembangkan emosinya dan bisa menerima segala kekurangan yang ada pada dirinya namun tidak mengurangi semangat mereka untuk maju.
Keempat, mematangkan aspek sosial. Hal ini dimaksudkan agar anak tunadaksa untuk dapat menjalani kehidupan sosialnya agar dapat melakukan interaksi dan komunikasi dengan orang-orang yang ada disekitarnya.
Kelima, mematangkan moral dan spiritual. Hal ini bertujuan agar anak tidak menyalahkan takdir dengan kondisi yang dialaminya sehingga tetap optimis dalam menjalani hidupnya.
Keenam, meningkatkan ekspresi diri. Dimaksudkan agar anak dapat tetap ceria walaupun secara fisik, mereka berbeda dengan anak normal lainnya. Kemudian anak juga bisa mengekspresikan dirinya sendiri tanpa harus memandang kondisi fisik.
Ketujuh, mempersiapkan masa depan anak. Bagaimana anak siap meraih masa depan yang diharapkan dengan semua pendidikan yang telah mereka dapat sebagai bekal dasar.

3. Pihak-Pihak yang Dipertimbangkan Dapat Membantu Pelaksanaan Gagasan
Pemerintah:
Pemerintah berfungsi sebagai pihak yang menyediakan dana pengadaan pendidikan bagi anak tunadaksa yang ada di lingkungan sekitar. Hal ini bertujuan agar program pendidikan bagi anak tunadaksa dapat berjalan dengan lancar tanpa terhambat tentang pembiayaan .

Lembaga Swadaya Masyarakat:
Lembaga Swadaya Masyarakat, berperan dalam membantu sosialisasi pendidikan bagi anak tunadaksa kepada masyarakat agar masyarakat mengerti tentang tujuan dibangunnya pendidikan bagi anak tunadaksa. Selain itu LSM juga berperan dalam pengawasan pelaksanaan pendidikan bagi anak tunadaksa tersebut. LSM juga dapat membantu pengadaan dana untuk pembangunan sekolah bagi anak tunadaksa melalui pihak-pihak swasta.

4. Langkah-Langkah Strategis yang Harus Ditempuh
 Langkah yang pertama yaitu membentuk tim penilai program pendidikan bagi anak tunadaksa. Tim penilai ini dibentuk untuk menilai bagaimana seharusnya pendidikan bagi anak tunadaksa ini dapat terlaksana dengan baik, lancar dan tepat sasaran.
Yang kedua yaitu menilai kekuatan, kelemahan serta minat. Kekuatan terus ditingkatkan untuk lebih mengembangkan program-program selanjutnya. Kelemahan dijadikan motivasi dan sebagai pembelajaran untuk bisa lebih maju dalam rencana kedepannya. Kemudian mengevaluasi minat dari anak tunadaksa untuk mengikuti pendidikan ini.
Ketiga, mengembangkan tujuan-tujuan jangka panjang (longrange or annual goals) dan sasaran-sasaran jangka pendek (short-term objectives).Keempat, merancang metode dan prosedur pencapaian tujuan. Metode apa yang cocok dan tepat untuk pencapaian tujuan yang maksimal dengan hasil yang memuaskan semua pihak.
Yang terakhir, menentukan metode evaluasi kemajuan. Metode apa yang aka digunakan untuk mengevaluasi demi terciptanya kemajuan di berbagai sektor.

5. Gagasan yang Diajukan
Untuk memberi pendidikan kepada anak tunadaksa, pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengetahui identitas anak. Hal ini penting untuk mengetahui karakter anak sehingga dapat dengan mudah memberi pendidikan kepada mereka. Kemudian menentukan program dan strategi pengajaran yang akan diterapkan dalam sistem pengajaran. Sistem ini akan menentukan sukses atau tidaknya program pendidikan yang akan dijalankan kepada anak tunadaksa.
Setelah itu, ketahui tingkat kemampuan dan kebutuhan pendidikan anak. Hal ini untuk mengetahui seberapa jauh kebutuhan pendidikan yang dibutuhkan oleh anak tunadaksa diukur dengan kemampuan yang mereka punya. Kemudian, klasifikasi dan program-program penempatan anak. Maksudnya adalah program apa yang tepat bagi anak tunadaksa agar mereka merasa nyaman dengan pendidikan yang akan mereka terima atau dapatkan.
Yang terakhir yaitu perencanaan pengajaran individual. Setelah pengajaran secara berkelompok (dalam kelas) berhasil, kemudian merencanakan pengadaan pengajaran individual agar pendidikan yang diterima anak tunadaksa ma-enjadi lebih terpusat dan fokus. 

6. Prosedur Pendidikan yang Akan Dilakukan
Assesmen dilakukan pada saat siswa mulai masuk sekolah, dengan cara pengumpulan data-data yang dilakukan oleh pegawai administrasi pada saat pendaftaran dengan cara mengisi form yang telah disediakan tentang data anak dan orangtuanya.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan medis dari tim medis yang terdiri dari dokter ahli anak dan dokter ahli rehabilitasi. Pemeriksaan tingkat kecerdasan oleh psikolog, dan pemeriksaan kemampuan akademiknya oleh pedadog.        
Hasil assesmen tersebut dikumpulkan pada case conference yang dihadiri oleh semua tim dan orangtuanya untuk pengelompokan penempatan dan penyusunan programnya.
Kegiatan belajar dilaksanakan diruang sumber belajar yang ditata berdasarkan kurikulum, yaitu sumber belajar mata pelajaran, program khusus dan muatan lokal. Kemudian evaluasi dan tindak lanjut dilakukan oleh tim. 

7. Prediksi Hasil yang Akan Diperoleh
Jika program dan teknik pendidikan bagi anak tunadaksa berhasil, maka hasil yang akan diperoleh yaitu sumberdaya manusia yang berkualitas. Dan jika sumberdaya manusia berkualitas, maka pembangunan di Indonesia tidak akan memakan banyak waktu dan biaya karena manusia yang berkualitas akan bisa memanajemen semuanya dengan teratur dan penuh pertimbangan. Kemudian, hasil yang akan diperoleh yaitu tidak ada lagi anak tunadaksa yang merasa dibedakan dengan ank normal lainnya karena pendidikan juga sudah diperuntukkan bagi anak tunadaksa.






»»  More..

Minggu, 28 April 2013

Media Pembelajaran Berbasis Audio-Video (Pengenalan Visual Basic)

Pada postingan kali ini, saya akan memberi membagi media pembelajaran berbasis audio-video yang sengaja saya buat sendiri..

Nah, Apa sih Media Pembelajaran Berbasis Audio-Video?

Media Pembelajaran Berbasis Audio-Video merupakan perangkat lunak (software) yang berisi pesan atau informasi berupa audio (suara) dan video yang umumnya disajikan dengan menggunakan peralatan guna menunjang kegiatan belajar mengajar yang terjadi di dalam kelas.

Disini terdapat contoh Media Pembelajaran audio-visual yang dapat anda download dan dipelajari.
Pada contoh ini, saya mengambil materi tentang pengenalan Visual Basic beserta cara membuat project sederhana menggunakan Visual Basic..

Tanpa panjang lebar, silahkan download audio-video dibawah ini..

»»  More..