Sabtu, 27 April 2013

Pengembangan Persiapan Mengajar



Persiapan mengajar pada hakikatnya memproyeksikan tentang apa yang akan dilakukan. Dengan demikian, persiapan mengajar adalah memperkirakan tindakan yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran perlu dilakukan untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran berbasis kompetensi , yakni kompetensi dasar, materi standar, indikator hasil belajar, skenario pengajaran, dan penilaian berbasis kelas (PBK).


A.    Perencanaan dan Implementasi Persiapan Pengajaran
Kerangka perencanaan dan implementasi pengajaran melibatkan urutan langkah-langkah yang sangat penting bagi para guru dalam mempersiapkan pelaksanaan rencana pengajaran. Kerangka tersebut membatasi banyaknya aktivitas khusus yang akan diselesaikan oleh guru, yaitu hanya enam aktivitas terutama bagi para guru baru.
1.      Mendiagnosa kebutuhan peserta didik
2.      Memilih isi dan menentukan sasaran
3.      Mengidentifikasi teknik-teknik pembelajaran
4.      Merumuskan unit-unit dan merencanakan pelajaran
5.      Memberikan motivasi dan implementasi program
6.      Perencanaan yang dipusatkan kepada pengukuran, evaluasi, dan penentuan tingkat.

B.     Prinsip-prinsip Persiapan Mengajar
(E.Mulyasa, 2004:80) mengemukakan beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam mengembangkan persiapan mengajar, yaitu:
1.      Rumusan kompetensi dalam persiapan mengajar harus jelas
2.      Persiapan mengajar harus sederhana dan fleksibel serta dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran dan pembentukan kompetensi peserta didik
3.      Kegiatan-kegiatan yang disusun dan dikembangkan dalam persiapan mengajar harus menunjang dan sesuai dengan kompetensi yang telah ditetapkan
4.      Persiapan mengajar yang dikembangkan harus utuh dan menyeluruh, serta jelas pencapaiannya
5.      Harus ada koordinasi antara komponen pelaksana program sekolah, terutama apabila pembelajaran dilaksanakan secara tim atau moving class.

 C.    Komponen-komponen Persiapan Mengajar
Terdapat beberapa pendapat yang berbeda mengenai komponen apa saja yang harus ada dalam persiapan mengajar. Namun setelah diuraikan dapat dipahami bahwa unsur yang amat penting adalah sebagai berikut:

  • Apa yang akan diajarkan? Menyangkut berbagai kompetensi yang harus dicapai, indikator-indikatornya, serta materi bahan ajar yang akan disampaikan untuk mencapai kompetensi tersebut
  •  Bagaimana mengajarkannya? Berkenaan dengan berbagai strategi yang akan dikembangkan dalam proses pembelajaran, termasuk pengembangan berbagai aktivitas opsional bagi siswa dalam menyelesaikan tugas-tugasnya
  • Bagaimana mengevaluasi hasil belajarnya? Merancang jenis evaluasi untuk mengukur daya serap siswa terhadap materi yang mereka pelajari pada sesi tersebut.

D.    Rencana Pengajaran dalam Kurikulum 1994 vs Kurikulum 2004

No
ASPEK PEMBEDA
RP KURIKULUM 1994
RP KURIKULUM 2004
1.
Hakikat RP Administrasi
RP adalah persyaratan
RP benar-benar “Rencana” guru
2.
Kaitannya dengan bidang studi lain
Setiap bidang studi terpisah
Pem.dapat diintegrasikan dengan bidang studi lain
3.
Rumusan tujuan
Tujuan dirinci sekecil mungkin dan berfokus pada pengetahuan
Hanya menggambarkan kompetensi yang akan dicapai
4.
Rincian media
Umumnya sekedar dicantumkan
Rincian media dan sumber belajar mengingatkan guru mengenai apa yang harus disiapkannya
5.
Langkah-langkah pembelajaran
Tahap-tahap pembelajaran tak selalu menjadi perhatian
Langkah-langkah pembelajaran menjadi penting, didesain dalam bentuk skenario pembelajaran yang mengutamakan kegiatan siswa tahap demi tahap
6.
Hasil yang dicapai
Hasilnya banyak, tapi dangkal dan kurang bermakna
Hasilnya sedikit, tapi mendalam dan bermakna
7.
Unsur evaluasi
Hasil belajar hanya dinilai dari tes tulis
Hasil belajar dinilai dengan berbagai cara dan berbagai sumber


E.     Model Persiapan Mengajar
1.      Model ROPES
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
a)      Review, mencoba mengukur kesiapan siswa untuk mempelajari bahan ajar dengan melihat pengalaman sebelumnya yang sudah dimiliki oleh siswa
b)      Overview, menjelaskan program pembelajaran yang akan dilaksanakan pada hari itu dengan menyampaikan isi secara singkat dan strategi yang akan digunakan dalam proses pembelajaran
c)      Presentation, masuk pada proses telling, showing, dan doing. Proses tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan daya serap dan daya ingat siswa tentang pelajaran yang mereka dapatkan
d)      Exercise, suatu proses untuk memberikan kesempatan kepada siswa mempraktekkan apa yang telah mereka pahami.
e)      Summary, dimaksudkan untuk memperkuat apa yang telah mereka pahami dalam proses pembelajaran.

2.      Model Satuan Pelajaran
Secara sistematis rencana pembelajaran dalam bentuk satuan pelajaran adalah
a)      Identitas mata pelajaran
b)      Kompetensi dasar dan indikator yang hendak dicapai
c)      Materi pokok
d)     Media
e)      Strategi pembelajaran / skenario / tahapan proses belajar mengajar, yaitu:
1)      Kegiatan awal
2)      Melaksanakan apersepsi atau penilaian kemampuan awal
3)      Menciptakan kondisi awal pembelajaran
4)      Kegiatan inti
5)      Penutup
f)       Menentukan jenis penilaian dan tindak lanjut
g)      Sumber bahan

Daftar Rujukan:
Majid, Abdul. 2012. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja   Rosdakarya Offset.

1 komentar: